
Dari Chuang-tzu bab 15
Mendesak Keinginan
Demikianlah dikatakan, kehidupan orang suci mengikuti jalan langit dan daam kematian ia larut dan bersatu dengan segala hal. Dalam diam ia satu dengan kebajikan yin ; dalam gerak ia mengalir bersama yang. Ia tak membawa untung dan tak menyebabkan sial. Ia hanya merespon bila diminta keadaan di luar dirinya. Ia hanya bertindak jika dipaksa. ia hanya bangkit jika tidak ada pilihanlain. Ia buang jauh-jauh ‘mengapa’ dan ‘di mana’, dan mengikuti jalan langit. Alhasil ia tak menemui bencana apa pun. Tidak pula ia dibebani oleh hal materi. Ia tak difitnah orang atau dihukum oleh roh. Ia mengapung bersama kehidupan dan beristirahat bersama kematian. ia tak resah ataupun bermaksud buruk. Ia bak cahaya yang tak menyilaukan. ia tak perlu membuat janji, lantaran ia sungguh-sungguh dapat dipercaya. Ia tidur tanpa mimpi dan waktu terjaga ia bebas dari rasa cemas. Sukmanya murni dan jiwanya tak lelah. Dalam kekosongan, kehampaan, dan kesederhanaan, ia selaras dengan jalan langit.

