Arsip Kategori: Ajaran TAO

Berisi tentang apa dan bagaimana Ajaran Agama TAO itu !

Bagaimana menghadapi HUO dan FUK ?

Bagaimana menghadapi HUO dan FUK ?

Bagaimana menghadapi HUO dan FUK ?

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com Diskusi antara SHAN MAO, DaoRen, Progress, Cookies & Bening, pada September 2006.
Bermacam2 perangai manusia dalam menghadapi kehidupannya !!!    Baik itu menghadapi kegagalan/kesialan/kecelakaan (HUO) ataupun ketika mendapat keberhasilan/kesuksesan/rejeki (FUK).  Nah sekarang bagaimana sebaiknya sikap kita sebagai Umat TAO dalam menghadapi HUO dan FUK itu ? Read the rest of this entry

Untuk apa berbuat baik ?

Untuk apa berbuat baik ?

Untuk apa berbuat baik ?

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com

Diskusi antara Cookies, Robin, Alung, DaoRen, SHAN MAO, Progress & Fany, pada Mei 2006.

 

Untuk apa yah berbuat baik ?

Dalam Ajaran Agama TAO disebutkan bahwa “REN ZHI JU, XIN BEN SHAN” artinya manusia ketika lahir hatinya baik.   Jadi kalau kita ingin kembali ke asal maka harus selalu punya hati yg baik, kalau punya hati yang baik maka akan selalu berbuat baik selamanya. Masalahnya, siapa yang sadar, betul2 sadar bahwa perbuatannya itu pasti baik, walaupun sering orang lain memandangnya sebagai sebuah keburukan !    Sebab kadang2 sebuah perbuatan baik, sering kali justru kelihatannya jelek & konyol. Read the rest of this entry

Hakim Pao menggugat Raja Neraka

Hakim Pao menggugat Raja Neraka

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com

Diskusi antara LindaKL & SHAN MAO, pada April 2006.

HAKIM PAO Mengugat Raja Neraka : Menggugat Karma Buruk Seorang Bocah Malang.

 


BANYAK orang sering terheran-heran melihat nasib malang seseorang, yang padahal selalu berbuat kebaikan.    Contohnya seseorang yang dikenal sangat mulia hatinya, namun menemui kematian secara mengenaskan, dibunuh oleh penjahat yang mengincar hartanya misalnya.  Mungkinkah Tuhan tidak bertindak adil ?    Mungkin pula dalam hati kecil anda terkadang berprasangka, Tuhan telah berbuat tidak adil karena kesialan yang tengah menimpa diri anda ? Read the rest of this entry

8 Anjuran “Yang Perlu Dikurangi”

8 Anjuran “Yang Perlu Dikurangi”

Delapan Anjuran “Yang Perlu Dikurangi”
Oleh: The Sie Bien & Lie Ming Sen

Delapan hal yang perlu dikurangi apabila anda menginginkan hasil yang lebih baik dalam Tao anda,yaitu:

1. Kurangi iri hati
-> Iri hati merupakan beban untuk diri sendiri dan biasanya akan menjadi tindakan yang merusak.
Sifat ini perlu dihilangkan.

2. Kurangi kritik
Banyak orang yang tidak suka dikritik,apalagi kritikan dilontarkan dimuka umum secara menyerang.
Menahan diri dan mencari jalan keluar yang lebih bijaksana adalah cara untuk menggantikan kritik kepada orang lain.

3. Kurangi menonjolkan diri
Menonjolkan diri akan menuju kesombongan. Seolah-olah “hanya ada aku, tidak ada kamu”.

4. Kurangi dendam
Dendam juga merupakan beban diri sendiri. Apalagi diterapkan pada hal-hal kecil.
Diri kita akan dikucilkan dari pergaulan, tidak memiliki teman,dan akan merusak diri sendiri.

5. Kurangi perhitungan
Kalau kita dalam bertindak selalu menghitung untung rugi sampai hal-hal yang kecil, maka bagaimana kita dapat belajar Tao?
Belajar Tao memerlukan lapang dada, menyederhanakan sikap dan tindakan dalam kehidupan tetapi tetap mempunyai prinsip.

6. Kurangi usil
Usil atau iseng sering kali menjadi malapetaka,menyebabkan persahabatan retak dan kehidupan menjadi tidak harmonis.

7. Kurangi kemenangan diri
Pada umumnya orang masih terbelenggu dengan harta dan nama.
Bila dirinya selalu ingin menang, ini berarti mencari nama dan seolah-olah dia itu yang paling hebat,maka sebenarnya dia masih dalam tahap awal belajar Tao,yaitu “Ada aku, tidak ada kamu”.

8. Kurangi menganggap diri paling benar
Biasanya kalau menganggap dirinya paling benar, berarti dirinya paling pandai, dan orang lain salah dan bodoh.
Orang yang merasa dirinya paling benar atau paling pandai sebenarnya adalah orang yang paling bodoh,
atau dengan kata lain disanalah letak kebodohannya dengan menonjolkan dirinya paling benar.
Orang tersebut masih dalam tahap “Ada aku, tidak ada kamu”.

Dengan mengurangi sikap buruk anda sedikit demi sedikit, maka akan mengubah sikap dari “Ada aku, tidak ada kamu”, menjadi “Ada aku, baru ada kamu”, dan selanjutnya menjadi “Ada kamu, baru ada aku”.

SIUTAO untuk menambah HOKKY (keberuntungan)

SIUTAO untuk menambah HOKKY (keberuntungan)

SIUTAO untuk menambah HOKKY (keberuntungan)
Ciang Tao di Tao Kwan SINAR SUCI Jakarta, oleh SS Tio Januar
Pada tanggal 18 September 2011

Masalah yang sering timbul adalah :
- Sudah Siutao, tapi koq ngak banyak hokky yang didapat ?
- Setiap hari saya sudah “Jiu Shen”, tapi sepertinya koq SHEN ngak membantu ?
- Semakin Siu, koq semakin ngak ada hokky ?

Apakah HOKKY/keberuntungan itu ?
- Ada yang bilang, hokky itu pemberian dari “atas” ?
- Apakah hokky itu memang sudah ditakar/ditentukan dari “atas” ?

Read the rest of this entry