Arsip Bulanan: Februari 2012

Upacara Po Un 2012

Upacara Po Un 2012

Setelah memasuki tahun Naga Air imlek 2563, beberapa taokwan telah melakukan upacara Po Un, upacara untuk melindungi nasib bagi mereka yang jiong Thay Sui (shio Naga, Anjing, Kambing dan Kerbau), mereka yang ikut berpartisipasi dan mendaftar untuk didoakan.


Thay Ping Kung Jakarta : 2.308 Peserta (nama pribadi sejumlah 2.151 dan 157 nama perusahaan)
Read the rest of this entry

Ulang Tahun EBA Lampung yang ke 5

Ulang Tahun EBA Lampung yang ke 5

Tak terasa, kegiatan Extra Bina Anak (EBA) di taokuan Qing Jing Gong (Suci Mulia) Lampung sudah menapaki tahun ke lima. Kegiatan EBA di Lampung ini termasuk EBA paling awal di Thay Shang Men. Banyak dari mereka sudah menapaki usia remaja dan menjadi angkatan muda-mudi Lampung.
Berikut adalah foto-foto kegiatan HUT ke 5 EBA Lampung.

Membiasakan anak-anak untuk bersembahyang kepada Dewa-Dewi sebelum berkegiatan.
Read the rest of this entry

Kegiatan Kunjungan Kelenteng Taoyu- Taoyu Lampung

Kegiatan Kunjungan Kelenteng Taoyu- Taoyu Lampung

Tak kalah seru nya, kurang lebih 70 taoyu Lampung ikut meramaikan kegiatan kunjungan ke Kelenteng
-kelenteng di sekitar Lampung.

WIHARA BANTEN – Teluk Betung Lampung
Read the rest of this entry

Asal muasal lambang TAICHI

Asal muasal lambang TAICHI

Asal muasal lambang TAICHI

Diambil dari arsip diskusi di http://www.siutao.com

Diskusi antara Longhu dan SHAN MAO, pada 3rd December 2003

 

Ada yang mengatakan bahwa kata Taiji pertama muncul pada Buku Perubahan, I Ching, pada masa Dinasti Zhou. Tertulis: “Dimana ada Taiji, disana ada kedamaian dan harmoni antara positif dan negatif“.

Read the rest of this entry

Harapan !!!

Harapan !!!
Diambil dari Postingan di FB TAO Indonesia
Diposting oleh SS Tio Januar

Saya Banyak merenung dari banyaknya thread soal Huang Ie (HI) ini …

Untuk para HI ;
sebagai HI, kita semua punya “beban” , karena kebanyakan orang menyoroti kehidupan seorang HI. Cilakanya yang lebih banyak dilihat adalah justru kehidupan di luar seorang HI memakai jubah.

Yang dimaksud dengan “Beban”, karena ada HARAPAN dan Tuntutan dari banyak Taoyu, agar HI bisa menyelesaikan banyak urusan.  “Dianggap” lebih superior daripada dirinya.  Dan ketika “Harapan” itu tidak terliat dalam kenyataannya. Maka bisa dikatakan “Penonton” menjadi Kecewa ! Read the rest of this entry

Festival Peh Cun

Festival Peh Cun

Diambil dari arsip diskusi di http://www.siutao.com
Da Jia Hao,

Selamat Hari Raya Duan Wu Jie.

Duanwu Jie (Hanzi: 端午節) atau yang dikenal dengan sebutan Festival Peh Cun di kalangan Tionghoa-Indonesia adalah salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Tiongkok.  Peh Cun adalah dialek Hokkian untuk kata pachuan (Hanzi: 扒船, bahasa Indonesia: mendayung perahu). Walaupun perlombaan perahu naga bukan lagi praktek umum di kalangan Tionghoa-Indonesia, namun istilah Peh Cun tetap digunakan untuk menyebut festival ini. Read the rest of this entry

Valentine’s Day

Valentine’s Day

Cerita tentang Valentine’s Day (hari kasih sayang) ada banyak versinya. Di antaranya adalah, sbb.:

 

Versi yang berkaitan dengan Santo Valentinus yang dihukum mati pada 14  Februari  karena memperjuangkan cinta dengan menikahkan prajurit yang dilarang menikah pada saat itu oleh Raja Romawi.

Hari Valentine dimulai pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Dewi Juno, Ratu para dewa-dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Feast of Lupercalia’.

Pada saat itu, para gadis dilarang berhubungan dengan pria. Pada malam festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas, kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival tersebut. Kadang pasangan ini saling jatuh cinta, berpacaran dan akhirnya menikah.

Read the rest of this entry