TIDAK BEREBUT MAKA TIADA YANG BISA MERISAUKAN

不 爭 無 尤 ( BU ZHEN WU YOU )
TIDAK BEREBUT MAKA TIADA YANG BISA MERISAUKAN

Kitab Suci Laozi-Dao De Jing, BAB. VIII.

Diambil dari hasil Diskusi di Group TAO Indonesia.
Dibahas oleh Li An dan Huang Zhi Qiang

 

NABI LAO ZI menyamakan sifat air dengan sifat ORANG SUCI, dimana mestinya sifat ORANG SUCI memiliki 3 ciri utama seperti ciri-ciri air, yaitu:
1. Lembutnya air ;
2. Sifat air yang selalu menempati posisi yang terendah ;
3. Fungsi air yang menghidupi semua mahluk dengan tanpa pamrih. Lagi

KESEMPATAN HIDUP

SANG PROFESSOR dan NELAYAN
Seorang Profesor berada disebuah perahu ditengah laut, dia bertanya kepada si Nelayan ;
“Apa kamu bisa berbahasa Inggris?”, tanya Professor kepada si Nelayan.

“Tidak bisa” jawab si nelayan ringan dan malu2.

“Rugi kamu, dgn Bahasa Inggris bisa mempelajari aneka ilmu, berkeliling dunia, merantau dan bisa menjadikan kamu kaya raya.  Berarti kamu sudah kehilangan 25% kesempatan dalam hidupmu”, sahut sang professor dengan nada yang menampakkan keunggulan & kesombongannya.   Sang Professor bertanya lagi, “Kalau matematika kamu bisa tidak?”.

Dengan malu yang makin besar, “Apa lagi matematika tak tahu sama sekali “, jawaban si nelayan membuat sang professor makin besar kepala dan merasa lebih dari si Nelayan. Lagi

ZHUANG ZI, volume 1

Bab 1 : Musik alam .

Ayat 1 : Musik alam

ZHUANG ZI berkata :
Orang harus menyadari keberadaannya dan tak boleh mengambil keuntungan dari orang lain.
Ia tak boleh mengambil masa kini dari masa lalu dan masa depan.
Ia tak boleh mengambil Yang berharga dari yang tak berharga.
Ia tak boleh mengambil batas dari yang tak berbatas.
Ia tak boleh mengambil hidup dari mati.
Dengan demikian ia mendapat kebebasan dari berbagai tekanan. Lagi

Delapan Anjuran yang Perlu Dipupuk


“Delapan Anjuran yang perlu dipupuk”

1. Banyak Mendengarkan Tao.
Dari seluruh pelajaran-pelajaran Tao yang sudah diterangkan secara lisan. sudah berapa banyak kah yang kita tangkap? Bukan saja hanya mendengar, tetapi harus kita hayati makna dari Tao tersebut, sehingga kita dapat maju selangkah dan dengan kita sering mendengarkan Tao maka akan lebih cepat maju lagi kita melangkah. Lagi

Dewa Pintu / Men Shen ( 門神 )

Ditulis oleh Aris ( Surabaya ) dan dari beberapa sumber tambahan.

Dewa Pintu adalah dewa penjaga pintu khususnya di dalam tempat ibadah ( kelenteng ).

Pada Dinasti Han ( 漢 ), waktu itu tercatat ada 3 nama dewa yaitu  Cheng Qing ( 成慶 ), Shen Tu ( 神荼 ) dan Yu Lei ( 鬱壘 ). Mereka bertiga adalah jenderal yang konon membasmi setan dan iblis. Kemudian masyarakat membuat sebuah citra mereka sebagai dewa pintu dan banyak gambar dari mereka yang ditempelkan di bagian depan pintu utama.

Pada jaman dinasti Tang ( 唐 ), waktu itu tercatat ada 2 dewa pintu, yaitu: Qin Shu Bao ( 秦叔寶 ), Wei Chi Gong ( 尉遲恭 ).

Lagi

Tian Ren He Yi

Diambil dari hasil Diskusi di Group TAO Indonesia.
Dibahas oleh Nanda Souw, Albert Tjhie, Inawati Kusumadewi, Li An dan Huang Zhi Qiang,


天人合一 (Tian Ren He Yi)  :  Tian (Shen) dan (Ren) manusia menjadi satu.   “Tian” kadang diterjemahkan sebagai “Langit” atau “Tuhan/Semesta Alam”, jadi apakah maksud “Tian Ren He Ie” itu “manunggalnya manusia dengan alam semesta” ?

Istilah Tian Ren He Yi ( 天人合一)  itu adalah kiasan saja. Lagi

Ie Ban You Wo, Ie Ban You Tien.

Diambil dari hasil Diskusi di Group TAO Indonesia,
Dibahas oleh Tio Januar, Li An dan Melinda Lika.

 

“Ie Ban You Wo, Ie Ban You Tien”.  Setengah dari saya, setengah dari langit (Shen).

Pada umumnya, manusia dilahirkan dengan memiliki anggota fisik yang lengkap, sebagai alat gerak untuk melakukan berbagai kegiatan dan dibekali pula dengan akal budi/pikiran.  Semua itu berguna untuk menunjang kehidupan kita.  Kita tahu akan adanya suratan takdir, tetapi kita tidak tahu dengan pasti apa isi suratan tsb.  Lagi

Er Lang Shen Zhen Jing

Er Lang Shen Zhen Jing

Kitab Suci Dewa Er Lang Sen

Tao timbul dari arus kejujuran yang agung dan mulia. Dari alamiah, asal alamiah. Menuntun seluruh manusia ke jalan yang benar di dunia.

Cahaya kedewaan menyilaukan mata menyinari ujung kepala kita. Ucapan dan perbuatan haruslah benar, sopan, hingga tidak bersalah.

Jalan ada yang simpang tiga. Pedang ada yang berujung tiga pula. Belajar Tao, Memuja Tao, dilindungi, disayangi. Lagi

Previous Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.